Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Friday, 13 April 2012

Pengganti Task Manager



Salah satu program atau tools windows yang sering digunakan adalah Task Manager. Dengan Task Manager kita bisa melihat (memonitor) berbagai proses yang sedang berjalan di

windows, menganalisa program-program yang sedang berjalan, mematikan secara paksa aplikasi tertentu dan lainnya. Tetapi Task Manager belum memberikan informasi detail yang sering kita perlukan. Ingin mendapatkan fitur lebih dari Task Manager ? Coba Process Hacker.

Process Hacker merupakan aplikasi open source, sehingga gratis dan bebas kita gunakan. Bahkan jika anda seorang programmer, bisa download source code-nya dan di kembangkan sendiri sesuai keinginan kita. Meskipun dibuat menyerupai Task Manager, tetapi Process Hacker mempunyai berbagai kemampuan lebih yang tidak ditemukan di Task Manager.



Beberapa fitur utama Process Hacker
  • Menampilkan aplikasi yang sedang berjalan dengan tampilan yang sederhana dan dapat di atur warnanya.
  • Statistik detail dengan tampilan grafik
  • Advanced Fitur yang tidak ditemukan di program lainnya
  • Process Termination yang lebih ampuh. Misalnya mematikan aplikasi yang susah ditutup dengan Task Manager
  • View, Edit dan Mengontrol Services, termasuk yang tidak ditampilkan di tampilan Services console.
  • Melihat dan menutup koneksi jaringan
  • Berjalan hampir secara instan
  • Kemampuan untuk mencari aplikasi tersembunyi yang berjalan
Selengkapnya bisa melihat fitur detail Process hacker. Software ini juga bersifat portable, sehingga kita tidak perlu menginstallnya. Tampilannya terdiri dari 3 menu utama, yaitu Process, Services dan Network. Untuk lebih detailnya berikut di ulas satu persatu.

Me-monitor Process (Aplikasi)

Process merupakan program atau aplikasi yang sedang (aktif) berjalan di windows, kadang tampilannya terlihat dan kadang tidak terlihat, biasanya kita yang menjalankan aplikasi ini. Di tampilan Task Manager, dita
mpilkan juga daftar Process yang sedang berjalan, tetapi jika kita ingin informasi lebih detail, tidak akan kita dapatkan. Process Hacker juga mempunyai daftar process, dengan tampilan yang lebih informatif, disajikan dalam tampilan pohon (Tree view).





Warna mempunyai arti tersendiri, pengaturannya bisa diatur melalui menu Hacker > Optionsdan pilih Highlighting. Menu yang tersedia pun juga melimpah. Dari daftar process, jika kita klik kanan akan tampil berbagai menu (mungkin sebagian belum kita ketahui fungsinya). Salah satunya adalah menu Properties, atau juga bisa di akses dengan menekan tombol Enter di daftar yang kita pilih.
Dari tab General misalnya, kita bisa mengetahui sebenarnya aplikasi ini lokasinya dimana. Dengan mengetahui lokasi filenya maka lebih mudah mengecek apakah ini aplikasi yan
g aman atau tidak ( menganalisa kemungkinan virus). Selain itu, dari window Properties, kita juga bisa melihat detail proses/aplikasi yang dipilih, grafik penggunaan CPU, proses I/O (Input/output), dan berbagai informasi detail lainnya.

Memonitor Service

Service merupakan aplikasi atau program yang biasanya senantiasa berjal
an dengan windows. Masing-masing service mempunyai fungsi spesifik dan di design tidak memerlukan intervensi dari pengguna. Services ini berjalan di background dan bisa diatur apakah akan berjalan dengan windows, di non-aktifkan atau otomatis berjalan ketika diperlukan.





Salah satu contoh service adalah Spooler yang mengatur masalah cetak-mencetak (Printing). Ketika service ini tidak aktif, maka kita tidak akan bisa mencetak. Service lain sangat banyak, biasanya merupa driver, mengatur jaringan, mengatur interaksi proses satu dengan yang lain, dan lainnya.
Dengan Process Hacker, kita bisa mengetahui service apa saja yang berjalan dan informasi detailnya. Tekan saja Enter untuk melihat informasi detail ( atau klik kanan dan pilih properties). Dari bagian ini kita juga bisa menganalisa kemungkinan akan adanya aplikasi mencurigakan yang berjalan (virus, worm, trojan dan sejenisnya).

Memonitor Network (Jaringan)

Dari menu atau Tab Network kita bisa melihat daftar aplikasi yang terkonek
si ke Jaringan. Disini ditampilkan programnya, alamat IP lokal, tujuan, Port san lainnya. Jika kita melihat adanya aplikasi yang mencurigakan dan terhubung ke internet, maka bisa kita tutup ( klik kanan dan pilih Close).

Selain ketiga Menu diatas, ada berbagai menu lain yang bisa diakses melalui Menu Utama. Dari menu View misalnya, kita bisa membuka menu System Information untuk melihat aktivitas CPU, I/O dan RAM (Memory) secara real time dan dalam tampilan grafik. Dari Menu Tools, dan memilihHidden Processes kita bisa mencari apakah ada aplikasi tersembunyi yang berjalan. Aplikasi ini tidak akan tampil di daftar Process atau di Task Manager, dan bias jadi merupakan malware (Virus atau worm).
Kemudian melalui menu hacker > Options kita bisa mengatur berbagai opsi untuk Process hacker, seperti memberikan peringatan jika ada service baru yang berjalan, di aktifkan sebagai pengganti Task Manager, mengatur pewarnaan dan opsi lainnya.

Perbandingan dengan SysInternals Process Explorer

Bagi anda yang sudah pernah mendengar SysInternals yang membuat berbagai software (tools) bermanfaat untuk windows (seperti misalnya Autoruns), mungkin pernah menggunakan Process Explorer. Aplikasi ini mirip dengan Task Manager, tetapi juga memiliki keunggulan dibanding Task Manager. Nah, bagaimana jika Process Hacker dibandingkan dengan Process Explorer? Berikut Penjelasannya:
  • Process Hacker menimplementasikan semua fungsionalitas yang diberikan Process Explorer, ditambah advanced fitur.
  • Mempunyai fitur scan String yang lebih, termasuk regular expression filtering
  • Mengijinkan kita melihat thread apa yang berjalan
  • Menandai .NET library (dll)
  • Berjalan 5 kali lebih cepat dibanding Process Explorer dan menggunakan penggunaan CPU 8 kali lebih kecil.
  • Berbagai informasi detail lainnya.

Sistem yang Diperlukan

Process Hacker bersifat portable dan dapat berjalan di Windows XP SP 2 atau diatasnya baik 32 bit atau 64 bit. Beberapa fungsi termasuk deteksi hidden process (proses tersembunyi), full kontrol terhadap proses dan kemampuan proses protect/unprotect hanya tesedia untuk sistem 32 bit.
Jika melihat fungsi dan menu-menunya mungkin terlalu “berat” bagi sebagian kita, karena seperti namanya “Hacker”, sebagian menu atau informasi yang tersedia ditujukan untuk para pengguna komputer yang sudah ahli (advanced). Meskipun demikian, terdapat menu-menu lain yang bisa kita manfaatkan lebih mudah dan informatif dibanding Task Manager. Ingin mencoba ? Download Process Hacker

Bug Pada Windows


Banyak pengguna komputer, telah menggunakan Windows sebagai Operating System-nya, ini disebabkan windows dibuat cukup friendly, praktis, dan mudah digunakan oleh user sang pengguna komputer, namun dalam dalam Windows sendiri masih memiliki bug atau ke tidak sempurna'an.

Ada beberapa keanehan yang muncul ketikan kita memasukkan atau memerintahkan PC untuk bekerja di OS.






Berikut ini adalah cara-cara melihat keanehan tersebut :

  1. Buat sebuah fold er dengan nama con
  2. Buka notepad dengan mengklik 'start>run>notepad' atau 'start>all program>accesoriess>notepad'. Lalu tuliskan di dalam notepad Bush hid the facts lalu save, tutup notepad, lalu buka kembali.
  3. Buka microsoft word, kemudian ketik =rand (200, 99), lalu tekan 'Enter'.
  4. Buka notepad ketik Q33N ganti font menjadi 'wingdings' size 72 , dan lihat apa yang terjadi. (Q33N adalah salah satu serial number dari pesawat peristiwa wtc serangan 11 september).
  5. Buka notepad, lalu ketik bana nas are goods
    atau
    • nigr hid the facts
    • test hid the facts
    • spic hid the facts
    • paki hid the facts
    • shit hid the facts

Ini masalah notepad yang tidak mampu mengikuti standar unicode (set karakter internasional), seharusnya ada preambule utf-32 yg disave saat pertama tapi karena semua karakter adalah karakter ANSI jadi dia tidak save preambulenya, mengasumsikan kalo dokumennya tidak perlu karakter chinese. Waktu di buka, mungkin ada huruf-huruf yang punya representasi binernya sama dengan preambule utf-32, jadi dia anggap itu karakter chinese. Save-save berikutnya akan menambahkan preambule utf-32. Soal kenapa bisa terbentuk kata-kata ini, pelajaran buffer exploit buat si programmer.

Software Untuk Belajar Merakit Komputer Desktop dan Laptop




Bagi anda yang sering mengoprek PC, pasti sudah tidak asing lagi dengan hardware – hardware yang terisntal didalam PC tersebut. Tetapi bagi seorang pemula, perangkat keras – hardware tersebut mungkin suatu hal yang asing, mungkin baru pertama kali dilihat.
Biasanya orang hanya tahu nama dari sebuah hardware, tetapi secara fisik orang tidak pernah melihatnya, * Bagi anak terutama – anak yang baru mengenal Komputer. Selain mengenal semua hardware yang terinstal, software ini juga memberikan pengetahuan kepada nomor pada merakit sebuah PC dan Laptop dari awal.
Software ini sangat cocok untuk para pengajar atau pelajar yang ingin mempelajari cara merakit sebuah PC. Dengan software ini Anda tidak membutuhkan hardware – hardware yang nyata untuk belajar merakit PC.
Aplikasi ini mungkin lebih cocok disebut sebagai Tutorial merakit PC dengan virtual PC, karena aplikasi ini ditujukan untuk itu. Tampilan aplikasi ini sangat mudah dan juga sangat detail dan hampir sama sepeti aslinya pada gambar hardwarenya.
Aplikasi tidak hanya memberikan petunjuk bagaimana dalam merakit sebuah PC, tetapi meng-ikutsertakan nomor dalam merakit-nya, dengan kata lain user yang merakit PC virtual ini. Silakan anda explore sendiri aplikasi ini untuk lebih jelasnya.
Jadi bagi yang ingin tahu caranya memasang sebuah hardware yang ada didalam casing anda, maupun cara merakit sebuah PC, aplikasi ini merupakan solusi yang tepat untuk anda, karena hanya dengan “buku manual” bagi sebagian orang itu masih belum cukup.

Untuk mendownload Cisco IT Essentials Virtual Desktop dan laptop v4.0 ini, silakan klik link di bawah ini :
Sumber : kaskus.us

Membuka Password Windows Menggunakan Ubuntu



Lupa memang masalah yang biasa dihadapi manusia. Jika lupa password login Windows, ada cara untuk memulihkannya dengan menggunakan sistem operasi Ubuntu Linux.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat Live CD atau Live USB Flashdisk Ubuntu Linux. Ubuntu Live ini akan digunakan untuk booting ke sistem dan melakukan prosedur yang dibutuhkan untuk membongkar password Windows tadi.
Cara paling mudah untuk melakukan itu adalah dengan men-download UNetBootin dan menjalankannya. Aplikasi sederhana ini akan men-download versi Ubuntu yang dipilih dan melakukan instalasi pada flashdisk yang Anda siapkan.
Tahap kedua adalah menginstall utility Open Source bernama chntpw. Hal ini dilakukan dari Ubuntu dengan menjalankan Synaptic Package Manager.
Untuk bisa mendapatkan chntpw, Synaptic Package Manager harus diarahkan untuk melihat pada penyimpanan aplikasi Universe. Hal itu bisa dilakukan dengan mengklik menu Settings > Repositories pada jendela Synaptic. Kemudian, centang pilihan 'Community-maintained Open Source software (universe)' dan klik Close.
Setelah itu, klik tombol Reload dan Synaptic akan men-download informasi paket terbaru dari Universe. Setelah selesai, ketikkan chntpw pada kotak Quick Search.
Jika sudah muncul, centang kotak di sisi tulisan chnptw, pilih 'Mark for Installation'. Lalu klik Apply untuk menginstalnya.
Tahap ketiga adalah mengubah password Windows dengan chntpw.
  1. Mount hardisk / drive yang berisi instalasi Windows Anda.
  2. Buka hardisk itu (klik Places) dan catat label drive yang muncul pada menu bar jendela file browser.
  3. Buka jendela Terminal (Applications > Accessories > Terminal).
  4. Ketik perintah berikut pada Terminal: cd / media ls.
  5. Ketik: cd [label hardisk yang tadi Anda catat].
  6. ketik: cd WINDOWS/system32/config.
  7. Untuk mengubah password Administrator, ketikkan perintah: sudo chntpw SAM.
  8. Akan muncul beberapa perintah yang bisa Anda pilih, perintah paling aman adalah membuat password jadi kosong. Lakukan ini dengan menekan angka '1', lalu tekan 'y' untuk konfirmasi.
  9. Pilih '2' untuk mengubah password ke kata tertentu, namun hal ini memiliki risiko error lebih besar.
  10. Untuk mengubah password user lain (non-administrator), ketikkan perintah berikut (dari Terminal): sudo chntpw –u [nama user] SAM
Sumber : SpeedyWiki

Saturday, 10 December 2011

Fungsi-Fungsi Perangkat-Perangkat Pada MotherBoard

Fungsi-Fungsi Perangkat-Perangkat Pada MotherBoard
Processor atau CPU (unit pemroses pusat) mempunyai fungsi untuk membaca dan menginterprestasikan instruksi, melakukak eksekusi, dan menyimpan hasil-hasil dalam memory. CPU yang digunakan mempunyai bus data 16,32 atau 64 bit.
MOTHERBOARD

Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk Motherboard
merupakan komponen utama dari sebuah PC, karena pada Motherboard-lah
semua komponen PC anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti
sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu
lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan
membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.
Salah satu bentuk motherboard
Gb. Motrerboard

Komponen-komponen motherboard
1. Konektor Power
Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power
supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing
yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri
dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di
situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang
utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini
terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri
atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua
tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah
bertipe ATX.
Gb. Konektor power

2. Socket atau Slot Prosesor
Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model
paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau opular
dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan
Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama
(sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan
Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya
sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor
bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah
Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370.
Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk
keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan
disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor
AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.

Gb. Slot prosessor
3. North bridge controller
VIA VT8751A yang memberikan interface prsessor dengan frekuensi
533/400MHz, yang mensupport intel Hypertheading Tecnologi, interface
system memory yang beropersi pada 266MHz, dan interface AGP 1.5V yang
mendukung spesifikasi AGP 2.0 termasuk write protocol dengan kecepatan
4X.
Gb. North bridge controler

4. Socket Memori
Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat
komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi
sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang
masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul.
Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah.
Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard
sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.

Gb. Slot memory
5. Konektor Floppy dan IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer
seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah
motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan
yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan
motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan
pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana
menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki
tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut
menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di
konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan
dikenali oleh omputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan
kabel floppy dengan pin di motherboard.

Gb. Konektor floppy dan IDE
6. AGP 4X slot
Slot port penyelerasi gambar ini mensupport grafik card mode 3.3V/1.5V
AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.

Gb. Slot AGP
7. South bridge controller
Peripheral kontroler terintegrasi VIA VT8235 yang mensupport berbagai
I/O fungsi termasuk 2-channel ATA/133 bus master IDE controller,
asmpai 6 port USB 2.0, nterface LCP super I/O, interface AC’97 dan PCI
2.2.

Gb. South bridge controller
8. Standby Power LED
Led ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini
bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power
sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.
Gb. LED

9. PCI slots
Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart
eperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.
Gb. Slot PCI

10. PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.

Gb. Mouse port
11. Port Paralel dan Serial
Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu
motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard
tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel
bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer,
scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal
tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial
biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse.
Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam
motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam
motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang
merepotkan.
Gb. Port parallel dan seria

]
12. RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat
network.

Gb. RJ-45 Port
13. line in jack
jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio
lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.

Gb. Line in jack
14. line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada
mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.

Gb. Line out jack
15. microphone jack
jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel
funsi jack ini rear speaker out belakang.

Gb. Microphone jack
16. USB 2.0 port 1 dan port 2
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.

USB 2.0 port 1 dan port 2
17. USB 2.0 port 3 dan port 4
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.

Gb. USB 2.0 port 3 dan port 4
18. Video Graphics Adapter Port
Port 15-pin ini adalah untuk VGA monitor atau VGA perangkat lain yang
kompatibel
Gb. Video Graphics Adapter Port

19. Konektor Keyboard
Ada dua tipe konektor yang menghubungkan motherboard dengan keyboard.
Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lagi adalah konektor PS/2.
Konektor serial atau tipe AT berbentuk bulat, lebih besar dari yang
model PS/2 punya, dengan lubang pin sebanyak 5 buah. Sementara,
konektor PS/2 memiliki lubang pin 6 buah dan diameternya lebih kecil
separuhnya dibanding model AT.
Gb. Konektor Keyboard

20. Batere CMOS
Batere ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam
mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum
mendapatkan daya dari power supply.

18 Cara Mempercepat Windows XP Anda

18 Cara Mempercepat Windows XP Anda . . .

Berikut adalah tips tambahan dan lebih lengkap untuk mempercepat Windows XP Anda. Ini melengkapi artikel-artikel sebelumya yang membahas seputar mempercepat kinerja Windows XP.
(Kalau masih kurang cepat, waktu memakai komputer sambil berlari ya dijamin cepet )
  1. Lakukan defragmentation
  2. Kalau RAM anda dibawah 512M, tambahkan RAM Memori, paling tidak 512 M, supaya aktifitas swaping Harddisk berkurang
  3. Pastikan harddisk anda diformat memakai NTFS. Mengeceknya gampang:
    • Klik dobel My Computer, kemudian klik kanan drive C:
    • pilih Properties, lihat di box, File Systemnya apa, FAT32 atau NTFS
    • Kalau belum NTFS, cara konversinya gampang tidak usah reinstall ulang.
      Caranya begini:
      • Backup dulu data-data yang penting (untuk menghindari kalau terjadi kesalahan2)
      • Klik Start, Run, ketik CMD
      • Pada prompt ketikkan : CONVERT C: /FS:NTFS lalu tekan tombol ENTER
      • Proses akan memakan waktu beberapa saat
      • Sebelum melakukan ini pastikan komputer anda bebas dari Virus
  4. Matikan fasilitas File Indexing. Proses ini sering memakan waktu
    Caranya gampang:
    • Klik kanan drive C:
    • Pilih properties
    • Buang centang pada pilihan: Allow indexing service to index this disk for fast file searching
    • Apply
    • proses akan memakan waktu beberapa saat
    • Jika muncul Access is denied, klik Ignore
  5. Jika memungkinkan, update Video driver anda dengan yang terbaru sesuai chipset anda
  6. Sebulan sekali lakukan disk cleanup.
    Caranya:
    • klik kanan drive C:
    • pilih properties
    • klik tombol disk cleanup
    • hapus seluruh temporary file
  7. Pastikan device IDE ATA/ATAPI menggunakan DMA (Direct Memory Access), caranya:
    • Masuk ke Control Panel, System, klik Hardware, Device Manager
    • Klik dobel pada IDE ATA/ATAPI device, dan pastikan DMA sudah di enable baik yang primary maupun yang secondary.Caranya:
      • klik dobel pada Primary IDE channel
      • klik Advance Setup
      • set Transfer mode ke “DMA if available
      • lakukan pada Secondary channel
  8. Buang semua spyware dari komputer. Gunakan misalnya program gratis dari Lavasoft AdAware atau yang lain. Pastikan anda selalu mengupdate data terbaru.
  9. Buang program-program dan service yang tidak terlalu penting dengan MSCONFIG. Lihat artikel Mempercepat StartUp Windows XP
  10. Uninstal program-program yang tidak terlalu penting dengan Control Panel, Add remove Program
  11. Matikan seluruh fasilitas animasi yang tidak perlu dan disable Active Desktop.
    Caranya:

    Satu lagi Mesin Pencari Masa Depan yang akan membayar Anda
    • Masuk ke Control Panel
    • klik dobel System
    • Klik Advance Tab
    • Pada performace, Klik tombol Setting
    • Kalau mau gampangnya, pilih Adjut for best performance
    • Kalau ingin pilih-pilih, silakan buang centang yang tidak perlu. Tidak usah takut, kalau salah centang tidak akan menyebabkan masalah, ini hanya masalah responsiveness
  12. Pastikan anda hanya menginstall satu program antivirus di dalam PC anda. Program anti virus memakan resources.
  13. Pastikan anda menginstal font tidak lebih dari 500 type. Semakin banyak font yang anda install, maka komputer akan semakin lambat. Cek dari klik Start, Control Panel lalu klik Font
  14. Jangan partisi hardisk anda lebih dari 1, misalnya drive C dan D. Lebih efisien bila anda membuat hanya 1 partisi, misalnya hardisk 80 MB, dipartisi hanya 1 untuk drive C saja.
    NTFS lebih efisien bila bekerja pada sebuah partisi yang besar dari pada beberapa partisi kecil
  15. Check system RAM anda. Gunakan program MEMTEST86. Bisa di download disini. Ini akan membuat disket bootable atau CD bootable. Lakukan test pada RAM, dan pastikan seluruh test lulus minimal 3 pass. Jika program menemui Error, matikan komputer dan cabut salah satu RAM (bila ada beberapa chip RAM), dan lakukan test ulang. Bila masih terjadi error–> ganti RAM anda. Ingat RAM tidak bisa diperbaiki, bisanya cuma dibuang aja dan diganti baru .
  16. Pastikan CD atau DVD anda mempunyai driver terbaru. Dan jangan lupa, keluarkan CD dari CD drive bila tidak diperlukan
  17. Paling tidak setahun sekali buka komputer anda, dan bersihkan debu-debu yang ada di dalamnya.
  18. Jika dengan cara-cara ini, komputer masih lambat bin Lelet, rasanya lebih baik kalau Windows XP nya di reinstall ulang. Sebelum reinstall, ingat-ingat: backup data-data penting anda, driver-driver pendukung sudah siap atau belum.
TAMBAHAN : Kalau komputer anda XPnya sudah mulai “lebih cepat”, sekarang giliran Anda untuk mensetel Firefox anda agar lebih nyaman dipakai. Seperti kita ketahui, Firefox merupakan Browser yang paling aman dan enak dipakai, hanya sayang kalau kita sudah membuka Firefox agak lama, ketahuan memori yang dipakai semakin besar dan CPU time yang dikonsumsi juga begitu. Apalagi kalau situs yang kita buka banyak berisi Flash.

7 Rahasia Mempercepat Kinerja Windows XP

7 Rahasia Mempercepat Kinerja Windows XP

Ingin meningkatkan perfoma komputer atau notebook Anda lebih cepat dengan cara aman dan tidak perlu mengeluarkan biaya sepersen pun? Memang ada caranya? Ya, tanpa mengupgrade memori ataupun mengganti prosesor, sebenarnya kinerja komputer/notebook Anda dapat ditingkatkan dengan beberapa cara. Khusus untuk Operating System (OS) Windows XP, ada 6 [+1] cara meningkatkan kinerja OS Anda.
1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra
Ada beberapa program aplikasi yang memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi program tersebut pada saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM dan masih banyak lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka antara start-up hingga dalam keadaan normal (ready) akan membutuhkan  waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-program yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program aplikasi non-Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut langkah-langkahnya :
Klik Start, lalu klik Run..
Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.
Akan tampil System Configuration Utility
Pilih dan kliklah Startup
Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.
Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart?
Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “
option for not showing this dialogue every
time your PC reboots“
2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)
Secara normal, Windows XP memberi tampilan yang  “indah”, dan tentu saja ini membutuhkan resource (cadangan memori) yang berlebih.  Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut caranya:
Klik start, lalu klik kanan My Computer
Pilih dan kliklah Properties
Akan muncul System Properties
Pilihlah Advanced
Pada Perfomance, kliklah Setting
Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect
Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item dibawah ini tetap check (v).
Use visual styles on windows and buttons
Show shadows under menus
Show shadows under mouse pointer
Show translucent selection rectangle
Show Window contents when dragging
Slide taskbar buttons
Use common tasks in folders
Use drop shadows for icons labels on the desktop
Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.
3. Mempercepat Browsing File
Anda pasti mengalami  ketika membuka “My Computer” untuk menelusuri folder-folder terjadi delay (butuh waktu beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara otomatis sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka Windows Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :
Klik start, dan double klik My Computer
Kliklah menu Tools (bagian atas)
Pilihlah Folder Options
Muncul box Folder Options, dan pilihlah View
Hilangkan check (v) pada
Automatically search for network folders and
printers check box
Klik Apply dan selanjutnya OK.
Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.
4. Jalankan Disk CleanUp
OS Windows maupun progam aplikasi  selalu “menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk Anda, sehingga membutuhkan space.  Hal ini akan membuat kondisi hard disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara “penyembuhan”-nya adalah
Klik start, dan double klik My Computer
Klik kanan pada Drive C hard disk
Kliklah Disk Cleanup
Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C:)
Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin
Klik OK dan selesai
Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali
5. Disk Defragmenter
Sering mengcopy dan mendelete file-file dalam hard disk menyebabkan susunan file-file dalam hard disk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :
Klik start dan pilih All Programs
Pilih Accessories
Pilih System Tools
Pilih Disk Defragmenter
Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita
Kliklah Volume C, dan klik Analyze
Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.
Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close.
Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.
Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2 bulan atau lebih.
6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan *
Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem register program-program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program). Disamping itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure dan masih banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register pada Windows, Anda dapat melakukannya secara manual melalui command regedit. Namun, agak sulit untuk awam.
7. Rahasia Tambahan +3
Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :
Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop Anda. Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan antivirus, namun dengan proteksi manual. Baca : Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus
Setting “Direct Memory Access” (DMA)
Menon-aktifkan index file di Windows Component
Penutup
Sekianlah tip untuk mempercepat kinerja OS Windows Anda. Terdiri dari 5 cara praktis ditambah 4 tambahan umum. Terima kasih, semoga bermanfaat.